Traveling ke Eropa? Kenali Buah Teratai Dari Yunani

Untuk orang Yunani modern, tanaman teratai atau orang Jepang menyebutnya kesemek Jepang, terlihat sangat mirip dengan buah persik yang besar, halus, dan tidak berbulu. Tanaman tersebut terlihat tumbuh subur di kebun provinsi Lakonia di Peloponnese, Yunani. Secara pribadi, penulis bukan penyuka buah teratai ini, karena buah tersebut terasa kering dan meninggalkan di mulut seolah-olah terasa kering di lidah dan Anda seolah – olah ingin minum setelah mengkonsumsinya, hmm. Mungkin rasanya sedikit seperti vanili.

Buah Teratai Dari Yunani

Setelah Anda mencicipi buah ini sulit untuk percaya bahwa inilah buah yang dikamakan Odysseus yang ceritanya begitu terkenal dan  memiliki pengikut petualangnya. Tentu saja, masuk akal untuk menganggap bahwa pahlawan Yunani kuno tinggal dekat dengan tanah airnya, tetapi itu tidak mungkin, mengingat cerita tersebut sudah lama seperti saat kita mengenang perang Troya.

Kemungkinan besar pahlawan Yunani ini melakukan perjalanan ke Asia dan menemui lotus suci. Teratai suci, begitu Homer menulis dalam Buku 9 dari Odyssey, dimana Odysseus dan para pengikutnya melupakan tujuan perjalanan mereka.

Namun, jika Anda melihat polong biji dari tanaman ini, Anda akan melihat mereka mirip dengan 0p1um poppy. Setiap pot dapat menampung sekitar 24 biji. Di Kamboja, buah ini dikenal sebagai makanan camilan yang sangat lezat!

Tanaman teratai juga kenal banyak orang karena memiliki khasiat sebagai penyembuh, karena mengandung nuciferine dan aporphine, yang merupakan substansi seperti m0rf1n.

Herodotus, Ahli sejarah, berpikir bahwa orang yang mengkonsumsi teratai kebanyakan penghuni wilayah pesisir Libya. Zaman dahulu makan buah dari tanaman teratai diyakini dapat menyebabkan amnesia. Namun tidak diketahui, apakah pernyataan ini sebelum atau sesudah Homer menulis buku Odyssey.

Mungkin saja pemakan tanaman teratai tidak pernah benar-benar ada. Namun, mereka sudah pasti mengetahui cerita = cerita terdahulu mengenai tanaman ini.

Penyair Inggris, Alfred Lord Tennyson, menulis puisi The Lotos – Eaters tentang mereka dan gagasan mereka juga menangkap imajinasi Edith Wharton. Seperti yang bisa dilihat dalam novelnya, ‘The Age of Innocence’. Penggemar novel Rick Riordan pasti akan mengingat tema Lotus dalam bukunya ‘Camp Setengah Darah Tawarikh’.

Jika Anda cukup penasaran untuk mencoba buah dari tanaman teratai Yunani, Anda bisa mengunjungi Peloponnese di musim gugur. Penulis telah melihat beberapa buah di pohon tanaman tersebut saat musim dingin (namun tidak ada yang memanennya). Meski begitu, Anda harus meminta izin untuk mencoba buah teratai tersebut. Jika Anda sedang traveling ke Eropa terutama Yunani, Anda bisa mencobanya.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *